Sunday, 28 January 2018

Hasil gambar untuk penyakit menular disebabkan oleh lingkungan tidak sehat

PENYAKIT MENULAR
DARI LINGKUNGAN TIDAK SEHAT

Penyakit menular adalah penyakit yang dapat ditularkan atau berpindah dari orang yang sakit ke orang yang sehat atau belum terkena penyakit menular tersebut. Penularan penyakit tersebut dapat terjadi baik melalui perantara maupun secara langsung.

Berikut ini beberapa daftar penyakit menular yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat 


   1.    DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE)
DBD adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegeypti Betina. Gejala yang umum terjadi adalah demam tinggi pada beberapa hari, sakit pada persendian, munculnya bintik-bintik merah, turunnya trombosit secara drastis, dan bisa terjadi pendarahan.
Penularan
Ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegepty betina

Cara Pencegahan


·                     Membersihkan genangan air di sekitar rumah agar terbebas dari nyamuk Aedes aegepty.
·                     Menutup tempat-tempat penyimpanan air.
·                     Menguras bak mandi minimal satu minggu sekali
·                     Memebersihkan pekarangan rumah dari barang-barang bekas yang berpotensi sebagai tempat perkembangan jentik nyamuk.

    2.    PANU
Tidak disangka penyakit kulit yang sering dianggap ringan ini adalah penyakit menular. Panu menjadikan kulit kita memiliki bercak-bercak putih yang kadang terasa gatal.
Penularan                           :


·                     Bisa karena jamur di handuk lembab ataupun tidak menjaga kebersihan tubuh.
·                     Tertular dari penderita panu lain.
Cara Pencegahan


·                     Menjaga kebersihan tubuh. Cara termudah adalah dengan mandi setiap hari.
·                     Menghindari pemakaian handuk secara bergantian.
·                     Menjemur handuk setelah dipakai
·                     Mencuci handuk minimal satu minggu sekali.

   3.    MALARIA
Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit plasmodium. Parasit ini dibawa dan disebarkan oleh nyamuk anopheles. Penderita akan mengalami demam tinggi, menggigil, nyeri bagian tubuh serta mual hingga muntah-muntah.
Penularan


·                     Melalui nyamuk anopheles.
Cara Pencegahan


·                     Menghindari gigitan nyamuk dengan berbagai cara. Memakai pakaian panjang, atau menggunakan kelambu jika berada di rumah.
·                     Konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum bepergian ke daerah yang marak terjadi malaria.

   4.    CACINGAN
Cacingan adalah penyakit yang masih marak di Indonesia. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat dan sanitasi yang buruk. Pada penderita cacingan, akan ditemukan cacing pada tubuhnya, biasanya cacing ini dapat dikeluarkan lewat buang air besar, ataupun dari mulut dan hidung.
Penularan


·                     Telur cacing dapat masuk melalui kuku dan tangan yang tidak bersih
·                     Makanan yang ridak dibersihkan dengan baik sebelum dimasak
Cara Pencegahan


·                     Mencuci tangan dengan baik setelah dan sebelum beraktifitas di luar rungan, begitu juga ketika akan makan.
·                     Memastikan kebersihan makanan sebelum dimasak
·                     Memotong kuku dan tidak membiasakan memanjangkan kuku
·                     Rutin membersihkan WC setiap hari
·                     Menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan

   5.    DISENTRI HASILER
Bakteri patogen menjadi penyebab infeksi pada usus besar dan menjadikan tubuh terkena disentri hasiler. Gejala wal biasanya demam tinggi, mual muntah, diare hebat hingga keluar lendir dan darah bersamaan dengan kotoran.
Penularan


·                     Karena kuman dan bakteri patogen yang masuk ke dalam sistem pencernaan melalui mulut.
Cara pencegahan


·                     Memastikan seluruh makanan yang akan dimakan bersih
·                     Mencuci tangan secara teratur terutama setelah beraktifitas, dan sebelum juga setelah makan
·                     Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
·                     Memasak air minum
·                     Tidak menggunakan air mentah dalam masakan

    6.     DEMAM CHIKUNGUNYA
Chikugunya adalah penyakit yang ditandai dengan gejala demam, nyeri pada sendi, ruam pada kulit, dan tubuh lunglai dan lemas tidak seperti biasanya. Penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegepty yang membawa virus dari famili Togaviridae.
Penularan


·                     Penyakit ini tidak menular dari manusia ke manusia. Akan tetapi menular apabila manusia telah digigit oleh nyamuk yang membawa virus penyebab chikungunya.
Cara Pencegahan


·                     Membersihkan genangan air di sekitar rumah agar terbebas dari nyamuk Aedes aegepty.
·                     Menutup tempat-tempat penyimpanan air.
·                     Menguras bak mandi minimal satu minggu sekali
·                     Memebersihkan pekarangan rumah dari barang-barang bekas yang berpotensi sebagai tempat perkembangan jentik nyamuk.

   7.    LEISHMANIASIS
Penyakit ini disebabkan oleh protozoa Leishmania yang dapat mengganggu organ bagian dalam juga mengakibatkan luka pada kulit. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan lalat pasir. Jika Leishmaniasis mengganggu organ dalam, akibatnya bisa sangat fatal. Biasanya organ yang terkena adalah limpa, hati, dan sumsum tulang. Sedangkat pada kulit, luka kecil yang disebabkan Leishmaniasis, dapat semakin besar dan menjadi luka terbuka.

Penularan
·                     Melalui gigitan lalat pasir
·                     Pada kasus yang jarang ditemukan, penularan juga dapat terjadi melalui hubungan seksual dan penularan dari ibu hamil kepad bayi yang dikandungnya.
Cara Pencegahan


·                     Menghindari gigitan lalat pasir
·                     Berhati-hati terhadap hubungan seksual dengan penderita Leishmaniasis

    8.    DEMAM KUNING
Demam kuning adalah penyakit sistemik akut yang disebabkan oleh virus. Virus demam kuning ini dibawa dan ditularkan oleh nyamuk, salah satunya adalah Aedes aegepty. Meskipun penyakit ini belum ditemukan di Indonesia, akan tetapi vaksin demam kuning sangat dianjurkan WHO dan Kementrian Kesehatan RI jika ingin melakukan perjalanan internasional. Biasanya penyakit ini ditemukan di daerah Afrika dan beberapa negara di Amerika Latin.
Penyakit ini dapat merusak saluran hati, ginjal, jantung dan sistem pencernaan. Gejala yang biasa terjadi adalah demam dan mual. Pada tahap berikutnya, racun akan menyebar. Penyebaran racun ini ditandai dengan warna kulit menjadi kekuningan karena kerusakan hati. Kemudian dapat berlanjut pada gagal ginjal, meningitis, kemudian menyebabkan kematian.


Penularan
Menular melalui nyamuk. Salah satunya adalah Aedes aegepty, meskipun masih  terdapat spesies lain yang juga menjadiperantara penularan.


Cara Pencegahan
·                     Melakukan vaksinasi demam kuning
·                     Memakai pakaian panjang dan menutupi tubuh jika bepergian ke daerah yang terdapat risiko demam kuning.

    9.    LEPTOSPIROSIS
Penyakit ini adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman leptospira yang menyerang hewan namun dapat juga menular pada manusia.  Gejala awal leptospirosis sulit dibedakan dengan influenza karena mengalami hal yang mirip. Seperti demam, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, dan nyeri pada sendi. Akan tetapi pada leptospirosis terkadang disertai dengan diare dan mual muntah.
Leptospirosis menjadi berbahaya apabila kuman ini menjalar ke organ lain dan merusak selaput otak, ginjal, bahkan paru-paru.


Penularan
·                     Penyakit ini menular melalui hewan yang sedang sakit. Menular ke manusia dengan cara konta k dengan hewan tersebut terutama air seni tikus.
Cara Pencegahan


·                     Pola hidup sehat
·                     Mewaspadai air seni tikus maupun hewan lainnya
·                     Membersihkan kandang hewan peliharaan secara teratur (bila memiliki peliharaan)
·                     Membersihkan diri ketika telah bersentuhan dengan hewan
Daftar penyakit menular di dunia memang cukup banyak, beberapa diantaranya sangat mematikan dan wajib diwaspadai dengna gaya hidup sehat yang dapat mengubah pola keseharian kita agar terbebas dari penyakit. Selain itu kita juga dapat mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna untuk menambah kebutuhan nutrisi harian kita

10.   TIFUS
Tifus adalah penyakit infeksi pada usus halus yang disebabkan oleh bakteri salmonella.Biasanya ditandai dengan demam yang suhunya naik secara bertahap hingga membuat pendeita menggigil. Biasanya demam terjadi di malam hari dan mereda, kemudian akan naik lagi di malam berikutnya. Gejala yang lain dapat berupa  sakit kepala, sakit di bagian perut, denyut jantung menurun, sampai kehilangan nafsu makan.

Penularan
·                     Melalui makanan yang tercemar bakteri salmonella. Ini bisa terjadi karena sumber makanan yang tidak sehat ataupun pembersihan yang tidak baik sebelum bahan makanan tersebut dimakan. Bahkan pada sebagian kasus, ada yang disebabkan menempelnya lalat pada makanan yang sebelumnya hinggap di tinja atau kotoran milik penderita tifus. Akhirnya lalat tersebut menjadi perantara penularan tifus.
·                     Melalui tangan dan kuku yang tidak bersih, sehingga tanpa kita sadari bakteri salmonella yang bisa saja terdapat pada tangan dan kuku kita masuk ke dalam mulut.
·                     Melalui air yang digunakan untuk minum atau mencuci piring dan gelas dan peralatan makan lainnya. Untuk itulah beberapa ahli mengatakan bahwa bahaya air minum isi ulang wajib diwaspadai.
·                     Melalui kulit. Bakteri ini dapat masuk lewat kulit yang terkoyak akibat luka. Bisa luka bekas operasi, terjauth, atau luka lainnya.
·                     Tifus juga dapat menular melalui lingkungan yang tidak bersih.
Cara Pencegahan


·                     Memastikan kebersihan bahan makanan sebelum memasaknya
·                     Mencuci tangan secara teratur, terutama sebelum dan setelah makanan
·                     Membersihkan luka dan segera mengobatinya
·                     Hindari jajan di pinggir jalan yang terlihat tidak higienis
·                     Menjaga daya tahan tubuh.
·                     Memakan makanan untuk penyakit tifus.

11. KOLERA
Kolera adalah penyakit infeksi saluran usus yang akut yang disebabkan oleh infeksi bakteri Vibrio cholerae. Bakteri  dapat masuk ke saluran pencernaan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar bakteri ini. Pada saluran usus, bakteri ini mengeluarkan racunnya sehingga tubuh mengalami diare disertai muntah yang hebat. Sebagai akibatnya, tubuh akan masuk pada tahap dehidrasi dalam waktu yang sangat cepat.

Penularan
·                     Bakteri ini berkembang biak dan menyebar melalui kotoran manusia. Ketika kotoran berisi bakteri ini mencemari sungai, maka orang-orang yang kontak langsung dengan sungai tersebut dapat tertular. Atau bisa juga melalui ikan yang hidup di sugai tersebut dan ikan itu dikonsumsi oleh manusia.
·                     Makanan dan minuman yang tercemar baketri.
Cara Pencegahan


·                     Sanitasi lingkungan yang baik. Terutama kebersihan air yang digunakan untuk minum, mandi, mencuci pakaian, alat makan, serta bahan makanan yang akan diolah.
·                     Hindari memasak ikan atau kerang setengah matang.
·                     Jika keluarga atau kerabat dekat ada yang terinfeksi, pisahkan barang pribadi dan tempat tidur penderita agar tidak mudah menular pada anggota keluarga atau kerabat lainnya.

Wednesday, 10 January 2018

LATIHAN DAYA TAHAN JANTUNG & PARU
UNTUK PENGEMBANGAN KEBUGARAN JASMANI

Hasil gambar untuk latihan daya tahan jantung dan paru paru
Daya Tahan adalah keadaan atau kondisi tubuh yang mampu untuk bekerja dalam waktu yang lama, tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan setelah menyelesaikan pekerjaan terssebut dan masih memiliki cadangan tenaga untuk kegiatan rutin sehari-hari.

Yang dimaksud dengan daya tahan jantung dan paru-paru adalah kemampuan Jantung dan kapasitas paru-paru dalam melakukan aktifitas kerja dalam waktu lama tanpa mengalami gangguan yang berarti. Daya tahan tersebut dapat diukur dari kemampuan melakukan tugas yang berat secara terus-menerus yang mengikutsertakan otot-otot besar dalam waktu lama. Jantung, paru-paru, dan sisitem peredaran darah berfungsi secara efisien dalam tempo yang cukup tinggi selama periode waktu tertentu.

Kebugaran jasmani adalah kemampuan dan daya tahan fisik atau tubuh seseorang dalam melakukan berbagai aktifitas kehidupan sehari-hari, tanpa mengalami kelelahan yang berarti.

jadi untuk melatih daya tahan jantung salah satunya bisa dengan latihan kebugaran Jasmani seperti berjalan, jogging dan berlari.

Berjalan
Hasil gambar untuk berjalan

Berjalan merupakan gerak berpindah tempat atau memindahkan tubuh dari satu titik ke titik lainnya dengan cara melangkah menggunakan kaki secara bergantian. Namun demikian, gerakan jalan yang tidak diperhatikan pada masa usia dini dikhawatirkan akan terjadi kelainan dalam berjalan dikemudian hari. Untuk itu, gerak berjalan maupun bentuk-bentuk latihan dalam berjalan harus disosialisasikan sejak kecil dengan cara bermain, baik itu dalam kelompok kecil, maupun besar.

1)      Jalan CepatJalan cepat adalah gerak melangkah ke depan sedemikian rupa tanpa terputus hubungan, artinya setiap kali melankah kedepan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah.

2) Jalan Silang
Jalan silang dapat dilakukan dengan dua macam cara yaitu jalan silang maju kedepan dan jalan silang menyamping. Jalan silang ini memberi kualits atau tekanan pada kaki khususnya  pada persendian pinggul dan persendian lutut serta prsendian pada pergelangan kaki. Jalan silang ini merupakan upaya meningkatkan bobot jalan pada setiap anak serta memberikan motivasi lain pada gerakan tersebut.

3 )Jalan Jinjit
Jalan jinjit merupakan kontraksi dari otot kaki dengan bertumpu pada ujung kaki/telapak kaki depan didukung dengan keluasan dari persendian pergelangan kaki. Gerakan – gerakan ini memberikan rangsangan kekuatan pada tungkai kaki sehingga cepat sekali melelahkan otot kaki.


Jogging
Hasil gambar untuk latihan daya tahan jantung dan paru paru 
Jogging adalah jalan cepat atau lari kecil untuk menyerap oksigen dan membuat fungsi jantung agar bekerja lebih cepat dari biasanya. Jogging biasa dilakukan dipagi hari atau sore menjelang mandi.Jogging akan membuka aura tubuh sehingga suasana alam sekitar merasuk kedalam diri dan aman mempertajam perasaan.

jogging banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita.

Manfaat Jogging Dipagi Hari Untuk Kesehatan Fisik
- Meningkatkan stamina
- Mencegah penyakit
Menurunkan berat badan
Membakar lemak di perut
Otot lebih kuat dan tulang lebih padat
Melawan penuaan
Mengatasi insomnia
Memperbaiki nafsu makan

Manfaat Jogging Dipagi Hari Untuk Kesehatan Psikologis
- Mengusir stres
Lebih percaya diri
Kenalan dan komunitas baru

Perhatikan posisi tubuh
Bentuk atau posisi tubuh bagian atas yang tidak benar saat berlari dapat menyebabkan nyeri pada lengan, bahu, leher, dan punggung. Cobalah untuk menjaga tangan Anda pada tingkat pinggang. Lengan Anda harus berada pada sudut 90 derajat, dengan siku di sisi tubuh. Jaga postur tubuh lurus dan tegak. Kepala berdiri, punggung lurus, dan bahu sedikit diangkat.

Tarik napas melalui hidung dan mulut
Beberapa pelari pemula bernapas hanya melalui hidung mereka. Padahal seharusnya, Anda perlu bernapas melalui hidung dan mulut untuk memastikan mendapatkan cukup oksigen ke otot-otot saat berlari. Ambil napas dalam-dalam dari perut untuk membantu mencegah nyeri di bagian sisi tubuh yang merupakan masalah umum pada pelari pemula.


Berlari 

Berlari merupakan gerak berpindah tempat atau memindahkan tubuh dari satu titik ke titik lainnya dengan cara melangkah menggunakan kaki secara bergantian akan tetapi  langkah-langkah kaki yang kita gerakan ada saat kedua kaki tidak berhubungan dengan tanah.

Lari tidak sekadar mengangkat kaki dan melayang di udara. Perlu tahu teknik yang tepat agar lari menjadi optimal.Olahraga lari masih populer saat ini. Kita semua tahu bahwa lari sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung. Secara intensitas, lari termasuk ke dalam olahraga dengan intensitas sedang hingga berat (tergantung dari jarak tempuh dan kecepatannya). Untuk mereka yang sudah terlatih dengan baik dan tidak memiliki cedera dianjurkan untuk berlari dengan jarak dan kecepatan yang bervariasi, agar bisa meningkatkan kebugaran serta kinerja fungsional tubuh secara keseluruhan. 

Berlari dengan koordinasi gerak yang baik akan dapat menghemat banyak tenaga dan juga terhindar dari cedera.  Namun, masih banyak yang belum tahu cara berlari yang benar. Agar bisa berlari dengan benar, Anda perlu mengetahui postur dan teknik yang baik. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Badan rileks, tidak kaku, dan sedikit condong ke depan.2. Pandangan horizontal atau lurus  ke depan.3. Ayunkan lengan dengan rileks dan kontinyu (lengan ditekuk 90 derajat dan mengayun rileks di samping tubuh).4. Atur irama dan panjang langkah agar tepat dan teratur (tidak terlalu pendek dan tidak memanjangkan langkah).5. Saat mendarat, mendaratlah dengan bola kaki atau telapak bagian tengah agak ke depan.6. Hindari menekan langkah yang terlalu keras ke tanah (vertikal). Sebaliknya, melangkah seolah-olah mendorong ke depan (propulsive).

Teknik  yang baik pada saat berlari tidak bisa terbentuk dengan sendirinya. Perlu latihan khusus dan kontinyu untuk pembentukan postur tubuh agar menjadi lebih baik sehingga secara otomatis bisa berlari dengan teknik yang benar. Otot pinggang dan perut yang kuat adalah modal utama agar tubuh dapat berdiri tegak atau tidak bungkuk. Selain  itu juga dibutuhkan penguatan untuk tungkai dan lengan agar tubuh menjadi proporsional.


Sunday, 7 January 2018

SENAM LANTAI


1. Pengertian Senam Lantai

Senam merupakan suatu cabang olahraga yang melibatkan performa gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang teratur. Bentuk modern dari senam ialah : Palang tak seimbang, balok keseimbangan, senam lantai. Bentuk-bentuk tersebut konon berkembang dari latihan yang digunakan oleh bangsa Yunani kuno untuk menaiki dan menuruni seekor kuda dan pertunjukan sirkus.

        Senam lantai ( floor exercise) adalah satu bagian dari rumpun senam. Senam lantai merupakan salah satu cabang olahraga senam yang dilakukan di atas lantai atau lapangan dengan menggunakan matras. unsur-unsur gerakan senam lantai terdiri dari gerakan mengguling, meloncat, melompat, berputar di udara, menumpu dengan tangan, menumpu dengan kaki untuk mempertahankan sikap seimbang atau pada saat meloncat belakang maupun meloncat ke depan. Senam lantai disebut juga dengan latihan bebas karena pada saat melakukan senam lantai tidak menggunakan alat apapun. Gerakan pada senam lantai dimulai dari komposisi gerakan ringan, gerakan sedang, gerakan berat, dan gerakan akrobatik, yang mengandung gerakan ketangkasan, keluwesan, keseimbangan.. Senam lantai menggunakan area yang berukuran 12 x 12 meter, dan area 1 meter untuk menjaga keamanan pesenam yang baru melakukan latihan atau rangkaian gerakan.

   Gerakan senam lantai dilakukan dalam waktu 90 detik untuk pria dan 70 detik untuk wanita.


2. Sejarah Senam Lantai

     Senam pertama kali muncul pada zaman yunani kuno. Istilah senam sendiri di ambil dari kata Gymnastics atau Gymnas yang berarti telanjang. 
      Pada awal abad ke-20, Senam sudah mulai menjadi salah satu pelajaran. Dan itu masih dilakukan oleh anak-anak di Amerika Serikat. Bapak Gymnastik dunia adalah Frederik Jahn, dijuluki seperti ini karena beliau pandai. Arti pandai adalah beliau pinatr dalam mengkombinasikan latihan serta gerakan Gymnastik dengan pertunjukan patiotik.
      Pada tahun 1908, senam untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Olimpiade IV di London, Inggris. sekaligus dalam event tersebut dibentuklah sebuah organisasi senam dunia yang dinamakan FIG (Federation International Gymnastic).
Senam mulai dikenal di Indonesia sekitar tahun 1912, pada masa penjajahan Belanda. Masuknya olahraga senam ini berbarengan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah. Karena senam merupakan bagian dari penjaskes, maka dengan sendirinya senam juga turut diajarkan di sekolah.

Senam yang pertama kali diperkenalkan pada waktu itu adalah senam versi Jerman. Sistem ini menekankan pada kemungkinan gerak-gerak yang kaya sebagai alat pendidikan. Lalu pada tahun 1916, sistem itu digantikan oleh sistem Swedia yang lebih menekankan pada manfaat gerak. Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut  kerajaan Belanda yang bernama Dr. H. F. Minkema.

Lewat Minkema inilah senam di Indonesia mulai menyebar ke berbagai daerah, ketika pada tahun 1918 Minkema membuka kursus senam Swedia di kota Malang untuk para tentara dan guru. Meskipun demikian, awal mula penyebaran senam dianggap berasal dari Bandung. Alasannya, sekolah pertama yang berhubungan dengan senam didirikan di Bandung, ketika pada tahun 1922 dibuka MGSS (Militaire Gymnastiek en Sporschool).

Mereka yang lulus dari sekolah tersebut nantinya menjadi instruktur senam Swedia di sekolah-sekolahan. Melihat perkembangannya yang baik kemudian MGSS membuka cabang di beberapa daerah antara lain di Bogor, Malang, Surakarta, Medan, dan Probolinggo.

Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942, merupakan akhir dari olahraga senam. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat dan menggantinya dengan “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang wajib dilakukan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai, dengan iringan radio yang disiarkan secara serentak.

Sebelum melakukan taiso murid-murid diharuskan untuk memberi hormat kepada Kaisar Jepang. Caranya, dengan mengikuti aba-aba yang dikumandangkan, yang berbunyi “sei kei rei”, semua murid harus membungkuk dalam-dalam menghadap ke utara (Tokyo) tempat Kaisar Tenno Heika berada. Setelah melakukan senam, murid-murid juga diwajibkan untuk melakukan penghormatan kepada kaisar Jepang

Masa “Taiso” tidak berlangsung lama. Karena rakyat Indonesia banyak yang menentang dengan diadakannya Taiso. Dengan adanya penolakan yang besar-besaran, akhirnya senam yang diajarkan di sekolah-sekolah kembali kepada senam yang dulu dipakai sewaktu masa penjajahan Belanda.

Dengan semakin terkenalnya olahraga senam, maka didirikan sebuah organisasi yang berfungsi untuk membina para atlet yang berbakat. Organisasi ini dibentuk pada tanggal 14 Juli 1963 dengan nama PERSANI (Persatuan Senam Indonesia) atas inisiatif tokoh-tokoh olahraga se-Indonesia yang menangani dan mempunyai keahlian pada cabang olahraga senam. Dengan ketua persani pertama adalah R. Suhadi.

Baru pada tahun 1964, Indonesia pertama kali mengikuti perlombaan senam lantai yang bertaraf Internasional di

GANEFO I (Games of the New Emerging Forces) dengan Indonesia sebagai tuan rumahnya. Negara yang berpartisipasi pada cabang senam tersebut adalah Cina, Rusia, Korea, Mesir, dan Indonesia. Adapun cabang senam yang dipertandingkan adalah senam artistik.

Itulah sejarah awal perkembangan senam di Indonesia hingga sekarang. Dari peristiwa Ganefo itulah senam artistik mulai dikenal luas di Indonesia, sehingga pada tahun 1969, senam dipertandingkan untuk pertama kalinya di PON VII di Surabaya.
3. ciri senam lantai adalah :
1. Yang pertama adalah gerakan yang tersusun secara dinamis.
2. Kedua yaitu semua gerakan pada olahraga senam dibuat dengan sengaja.
3. Disetiap gerakanya memiliki manfaat tersendiri. 
Contohnya untuk meningkatkan keindahan pada setiap gerakan, meningkatkan kelenturan pada tubuh. Dan meningkatkan kesehatan pada tubuh seorang peserta senam.
4.  Macam-macam Senam Lantai

 a. Roll Depan (Forward Roll)

Rolling depan atau guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). Secara teknis roll depan dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan awalan berdiri dan jongkok.
Langkah-langkah roll depan dengan awalan jongkok :
  1. langkah awal yang harus dilakukan adalah jongkok dengan kedua tangan dilebarkan sebahu dan telapak tangan diletakkan di atas matras
  2. Luruskan kedua kaki lalu tekuk sedikit siku tangan
  3. Gerakkan kepala ke arah dagu hingga menyentuk dada
  4. Bergulinglah ke depan.
  5. tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke depan dada dengan posisi tangan merangkul lutut.
  6. Posisi akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak
Langkah-langkah roll depan dengan awalan berdiri :

  1. Angkat kedua tangan ke depan dan bungkukkan badan, lalu letakkan telapak tangan di atas matras.
  2. Lipat kedua siku agak ke samping, lalu masukkan kepala di antara dua tangan.
  3. Sentuhkan bahu ke matras dan bergulinglah ke depan.
  4. tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut
Cara memberikan bantuan saat melakukan roll depan :


  1. pegang belakang kepala dan menolak pada kedua lutut
  2. dorong punggung saat akan duduk
  3. Membantu menekukkan kepala dan menempatkannya di lantai di antara kedua tangan.
Kesalahan-kesalahan saat melakukan roll depan :
  1. Kedua tangan yang bertumpu tidak dapat (dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit, terlalu jauh atau terlalu dekat) dengan ujung kaki.
  2. Tumpuan tangan kurang kuat, sehingga keseimbangan badan kurang sempurna dan akibatnya badan jauh kesamping.
  3. Bahu tidak diletakkkan diatas matras saat tangan dibengkokkan.
  4. Saat berguling ke depan tangan tidak ikut melolak

 b. Roll Belakang (Back Roll)


roll belakang adalah gaya gerakan senam yang dimana posisi badan berguling ke arah belakang badan melalui bagian belakang badan mulai dari panggul bagian belakang,pinggang, punggung, dan tengkuk.
Langkah-langkah untuk melakukan gerakan roll belakang :
  1. Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat
  2. Kepala menunduk dan dagu rapat ke dada
  3. Kedua tangan berada disamping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas
  4. Jatuhkan pantat ke belakang, badan tetap bulat
  5. Pada saat punggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang kepala
  6. Pada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak tangan menekan matras hingga tangan lurus dan kepala terangkat.
  7. Ambil sikap jongkok, dengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri
Cara memberikan bantuan dalam melakukan roll belakang :
  1. Menopang dan mendorong pinggang ke arah guling ke belakang dan membawanya ke arah guling
  2. Membantu mengangkat panggul dan membawa ke arah guling
Kesalahan-kesalahan saat melakukan roll belakang :
  1. Penempatan tangan terlalu jauh ke belakang, sehingga saat menolak tubu tangan tidak kuat.
  2. Keseimbangan tubuh kurang baik saat mengguling kebelakang, hal ini disebabkan karena sikap tubuh kurang bulat
  3. Posisi mengguling kurang sempurna. Hal ini disebabkan karena kepala menoleh ke samping.
  4. Keseimbangan tidak terjaga karena mendarat dengan lutut (seharusnya telapak kaki)

c. Meroda (Cart Wheel)

Meroda adalah suatu gerakan ke samping, pada saat bertumpu atas kedua tangan dengan kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan awalan ke kiri atau ke kanan, terserah bagaimana posisi yang enak. Gerakan meroda memerlukan koordinasi gerak yang baik
Cara melakukan gerakan meroda :
  1. Langkah awal yang harus dilakukan adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Buka kaki selebar bahu sementara kedua tangan lurus ke atas membentuk huruf V
  3. Jatuhkan badan ke arah kiri seraya meletakkan telapak tangan kiri ke atas matras.
  4. Angkat kaki kiri lurus ke atas.
  5. Kemudian, letakkan tangan kanan di samping tangan kiri.
  6. Angkat kaki kanan lurus ke atas sementara kaki kiri mulai turun kembali.
  7. Angkat tangan kiri disusul oleh kaki kiri.
  8. Kembali ke posisi awal berdiri tegak.
Cara memberikan bantuan saat melakukan cart wheel :
  1. Satu orang teman memberikan pertolongan dengan cara berdiri di belakang orang yang melakukan gerakan meroda.
  2. Pada saat badan dan kedua kaki yang melakukan meroda terangkat ke atas, maka si teman segera memegang kedua sisi pinggulnya
  3. Dilanjutkan dengan melakukan gerakan meroda ke samping, dan teman yang membantu tetep memegang kedua sisi pinggulnya sampai kedua kaki menumpu di lantai.
Kesalahan-kesalahan saat meroda :
  1. Lemparan kaki kurang kuat
  2. Lemparan kaki bergerak ke arah depan, seharusnya ke atas.
  3. Penempatan tangan pertama di lantai terlalu dekat dengan kaki tolakan
  4. sikap badan kurang melenting
  5. kedua siku dibengkokan