Sunday, 7 January 2018

SENAM LANTAI


1. Pengertian Senam Lantai

Senam merupakan suatu cabang olahraga yang melibatkan performa gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang teratur. Bentuk modern dari senam ialah : Palang tak seimbang, balok keseimbangan, senam lantai. Bentuk-bentuk tersebut konon berkembang dari latihan yang digunakan oleh bangsa Yunani kuno untuk menaiki dan menuruni seekor kuda dan pertunjukan sirkus.

        Senam lantai ( floor exercise) adalah satu bagian dari rumpun senam. Senam lantai merupakan salah satu cabang olahraga senam yang dilakukan di atas lantai atau lapangan dengan menggunakan matras. unsur-unsur gerakan senam lantai terdiri dari gerakan mengguling, meloncat, melompat, berputar di udara, menumpu dengan tangan, menumpu dengan kaki untuk mempertahankan sikap seimbang atau pada saat meloncat belakang maupun meloncat ke depan. Senam lantai disebut juga dengan latihan bebas karena pada saat melakukan senam lantai tidak menggunakan alat apapun. Gerakan pada senam lantai dimulai dari komposisi gerakan ringan, gerakan sedang, gerakan berat, dan gerakan akrobatik, yang mengandung gerakan ketangkasan, keluwesan, keseimbangan.. Senam lantai menggunakan area yang berukuran 12 x 12 meter, dan area 1 meter untuk menjaga keamanan pesenam yang baru melakukan latihan atau rangkaian gerakan.

   Gerakan senam lantai dilakukan dalam waktu 90 detik untuk pria dan 70 detik untuk wanita.


2. Sejarah Senam Lantai

     Senam pertama kali muncul pada zaman yunani kuno. Istilah senam sendiri di ambil dari kata Gymnastics atau Gymnas yang berarti telanjang. 
      Pada awal abad ke-20, Senam sudah mulai menjadi salah satu pelajaran. Dan itu masih dilakukan oleh anak-anak di Amerika Serikat. Bapak Gymnastik dunia adalah Frederik Jahn, dijuluki seperti ini karena beliau pandai. Arti pandai adalah beliau pinatr dalam mengkombinasikan latihan serta gerakan Gymnastik dengan pertunjukan patiotik.
      Pada tahun 1908, senam untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Olimpiade IV di London, Inggris. sekaligus dalam event tersebut dibentuklah sebuah organisasi senam dunia yang dinamakan FIG (Federation International Gymnastic).
Senam mulai dikenal di Indonesia sekitar tahun 1912, pada masa penjajahan Belanda. Masuknya olahraga senam ini berbarengan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah. Karena senam merupakan bagian dari penjaskes, maka dengan sendirinya senam juga turut diajarkan di sekolah.

Senam yang pertama kali diperkenalkan pada waktu itu adalah senam versi Jerman. Sistem ini menekankan pada kemungkinan gerak-gerak yang kaya sebagai alat pendidikan. Lalu pada tahun 1916, sistem itu digantikan oleh sistem Swedia yang lebih menekankan pada manfaat gerak. Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut  kerajaan Belanda yang bernama Dr. H. F. Minkema.

Lewat Minkema inilah senam di Indonesia mulai menyebar ke berbagai daerah, ketika pada tahun 1918 Minkema membuka kursus senam Swedia di kota Malang untuk para tentara dan guru. Meskipun demikian, awal mula penyebaran senam dianggap berasal dari Bandung. Alasannya, sekolah pertama yang berhubungan dengan senam didirikan di Bandung, ketika pada tahun 1922 dibuka MGSS (Militaire Gymnastiek en Sporschool).

Mereka yang lulus dari sekolah tersebut nantinya menjadi instruktur senam Swedia di sekolah-sekolahan. Melihat perkembangannya yang baik kemudian MGSS membuka cabang di beberapa daerah antara lain di Bogor, Malang, Surakarta, Medan, dan Probolinggo.

Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942, merupakan akhir dari olahraga senam. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat dan menggantinya dengan “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang wajib dilakukan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai, dengan iringan radio yang disiarkan secara serentak.

Sebelum melakukan taiso murid-murid diharuskan untuk memberi hormat kepada Kaisar Jepang. Caranya, dengan mengikuti aba-aba yang dikumandangkan, yang berbunyi “sei kei rei”, semua murid harus membungkuk dalam-dalam menghadap ke utara (Tokyo) tempat Kaisar Tenno Heika berada. Setelah melakukan senam, murid-murid juga diwajibkan untuk melakukan penghormatan kepada kaisar Jepang

Masa “Taiso” tidak berlangsung lama. Karena rakyat Indonesia banyak yang menentang dengan diadakannya Taiso. Dengan adanya penolakan yang besar-besaran, akhirnya senam yang diajarkan di sekolah-sekolah kembali kepada senam yang dulu dipakai sewaktu masa penjajahan Belanda.

Dengan semakin terkenalnya olahraga senam, maka didirikan sebuah organisasi yang berfungsi untuk membina para atlet yang berbakat. Organisasi ini dibentuk pada tanggal 14 Juli 1963 dengan nama PERSANI (Persatuan Senam Indonesia) atas inisiatif tokoh-tokoh olahraga se-Indonesia yang menangani dan mempunyai keahlian pada cabang olahraga senam. Dengan ketua persani pertama adalah R. Suhadi.

Baru pada tahun 1964, Indonesia pertama kali mengikuti perlombaan senam lantai yang bertaraf Internasional di

GANEFO I (Games of the New Emerging Forces) dengan Indonesia sebagai tuan rumahnya. Negara yang berpartisipasi pada cabang senam tersebut adalah Cina, Rusia, Korea, Mesir, dan Indonesia. Adapun cabang senam yang dipertandingkan adalah senam artistik.

Itulah sejarah awal perkembangan senam di Indonesia hingga sekarang. Dari peristiwa Ganefo itulah senam artistik mulai dikenal luas di Indonesia, sehingga pada tahun 1969, senam dipertandingkan untuk pertama kalinya di PON VII di Surabaya.
3. ciri senam lantai adalah :
1. Yang pertama adalah gerakan yang tersusun secara dinamis.
2. Kedua yaitu semua gerakan pada olahraga senam dibuat dengan sengaja.
3. Disetiap gerakanya memiliki manfaat tersendiri. 
Contohnya untuk meningkatkan keindahan pada setiap gerakan, meningkatkan kelenturan pada tubuh. Dan meningkatkan kesehatan pada tubuh seorang peserta senam.
4.  Macam-macam Senam Lantai

 a. Roll Depan (Forward Roll)

Rolling depan atau guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). Secara teknis roll depan dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan awalan berdiri dan jongkok.
Langkah-langkah roll depan dengan awalan jongkok :
  1. langkah awal yang harus dilakukan adalah jongkok dengan kedua tangan dilebarkan sebahu dan telapak tangan diletakkan di atas matras
  2. Luruskan kedua kaki lalu tekuk sedikit siku tangan
  3. Gerakkan kepala ke arah dagu hingga menyentuk dada
  4. Bergulinglah ke depan.
  5. tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke depan dada dengan posisi tangan merangkul lutut.
  6. Posisi akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak
Langkah-langkah roll depan dengan awalan berdiri :

  1. Angkat kedua tangan ke depan dan bungkukkan badan, lalu letakkan telapak tangan di atas matras.
  2. Lipat kedua siku agak ke samping, lalu masukkan kepala di antara dua tangan.
  3. Sentuhkan bahu ke matras dan bergulinglah ke depan.
  4. tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut
Cara memberikan bantuan saat melakukan roll depan :


  1. pegang belakang kepala dan menolak pada kedua lutut
  2. dorong punggung saat akan duduk
  3. Membantu menekukkan kepala dan menempatkannya di lantai di antara kedua tangan.
Kesalahan-kesalahan saat melakukan roll depan :
  1. Kedua tangan yang bertumpu tidak dapat (dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit, terlalu jauh atau terlalu dekat) dengan ujung kaki.
  2. Tumpuan tangan kurang kuat, sehingga keseimbangan badan kurang sempurna dan akibatnya badan jauh kesamping.
  3. Bahu tidak diletakkkan diatas matras saat tangan dibengkokkan.
  4. Saat berguling ke depan tangan tidak ikut melolak

 b. Roll Belakang (Back Roll)


roll belakang adalah gaya gerakan senam yang dimana posisi badan berguling ke arah belakang badan melalui bagian belakang badan mulai dari panggul bagian belakang,pinggang, punggung, dan tengkuk.
Langkah-langkah untuk melakukan gerakan roll belakang :
  1. Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat
  2. Kepala menunduk dan dagu rapat ke dada
  3. Kedua tangan berada disamping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas
  4. Jatuhkan pantat ke belakang, badan tetap bulat
  5. Pada saat punggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang kepala
  6. Pada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak tangan menekan matras hingga tangan lurus dan kepala terangkat.
  7. Ambil sikap jongkok, dengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri
Cara memberikan bantuan dalam melakukan roll belakang :
  1. Menopang dan mendorong pinggang ke arah guling ke belakang dan membawanya ke arah guling
  2. Membantu mengangkat panggul dan membawa ke arah guling
Kesalahan-kesalahan saat melakukan roll belakang :
  1. Penempatan tangan terlalu jauh ke belakang, sehingga saat menolak tubu tangan tidak kuat.
  2. Keseimbangan tubuh kurang baik saat mengguling kebelakang, hal ini disebabkan karena sikap tubuh kurang bulat
  3. Posisi mengguling kurang sempurna. Hal ini disebabkan karena kepala menoleh ke samping.
  4. Keseimbangan tidak terjaga karena mendarat dengan lutut (seharusnya telapak kaki)

c. Meroda (Cart Wheel)

Meroda adalah suatu gerakan ke samping, pada saat bertumpu atas kedua tangan dengan kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan awalan ke kiri atau ke kanan, terserah bagaimana posisi yang enak. Gerakan meroda memerlukan koordinasi gerak yang baik
Cara melakukan gerakan meroda :
  1. Langkah awal yang harus dilakukan adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Buka kaki selebar bahu sementara kedua tangan lurus ke atas membentuk huruf V
  3. Jatuhkan badan ke arah kiri seraya meletakkan telapak tangan kiri ke atas matras.
  4. Angkat kaki kiri lurus ke atas.
  5. Kemudian, letakkan tangan kanan di samping tangan kiri.
  6. Angkat kaki kanan lurus ke atas sementara kaki kiri mulai turun kembali.
  7. Angkat tangan kiri disusul oleh kaki kiri.
  8. Kembali ke posisi awal berdiri tegak.
Cara memberikan bantuan saat melakukan cart wheel :
  1. Satu orang teman memberikan pertolongan dengan cara berdiri di belakang orang yang melakukan gerakan meroda.
  2. Pada saat badan dan kedua kaki yang melakukan meroda terangkat ke atas, maka si teman segera memegang kedua sisi pinggulnya
  3. Dilanjutkan dengan melakukan gerakan meroda ke samping, dan teman yang membantu tetep memegang kedua sisi pinggulnya sampai kedua kaki menumpu di lantai.
Kesalahan-kesalahan saat meroda :
  1. Lemparan kaki kurang kuat
  2. Lemparan kaki bergerak ke arah depan, seharusnya ke atas.
  3. Penempatan tangan pertama di lantai terlalu dekat dengan kaki tolakan
  4. sikap badan kurang melenting
  5. kedua siku dibengkokan



Tuesday, 14 November 2017

KEBUGARAN JASMANI


test kebugaran jasmani pasukan militer amerika serikat

Pengertian Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani yang dalam bahasa inggris adalah physical fittnes dapat diartikan sebagai kemampuan fisik manusia untuk melakukan aktivitas tanpa harus merasa terlalu lelah dan capek.

Kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain.
Klasifikasi kebugaran jasmani menurut organisasi kesehatan di seluruh dunia diartikan sebagai:
      Sehat, adalah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala penyakit.
  • Bugar, adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, dan masih mempunyai. cadangan tenaga tanpa mengalami kelelahan yag berlebih
Hakikat kebugaran jasmani adalah hal yang berhak diperlukan oleh tubuh untuk mendapatkan kebugaran jasmani. Misalnya ketika kita mengantuk maka mata berhak untuk istirahat sejenak.
Tiga hal penting dalam kebugaran jasmani, yaitu:
  1. Fisik, berhubungan dengan otot, tulang, dan bagian lemak.
  2. Fungsi Organ, berhubungan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan paru-paru (pernafasan)
  3. Respon Otot, berhubungan dengan kecepatan, kelenturan, kelemahan, dan kekuatan

Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani

Terdapat 10 unsur komponen penyusun kebugaran jasmani:

1.  Kekuatan (Streght)
2.  Daya tahan (Endurance)
3.  Daya Otot (Muscular Power)
4.  Kecepatan (Speed)
5.  Daya lentur (Flexibility)
6.  Kelincahan (Agility),
7.  Koordinasi (Coordination)
8.  Keseimbangan (Balance)
9.  Ketepatan (Accuracy)
10. Reaksi (Reaction)
Nah berikut ini pengertian dari setiap unsur kebugaran jasmani dan bentuk latihannya:
1. Kekuatan (Strength)

Kekuatan adalah kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu  bekerja. Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit.
Bentuk latihan kekuatan:
  • squat jump, melatih kekuatan otot tungkai dan perut.
  • push up, melatih kekuatan otot lengan.
  • sit up, melatih kekuatan otot perut.
  • angkat beban, melatih kekuatan otot lengan
  • baak up, melatih kekuatan otot perut
2. Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam memakai organ tubuhnya seperti jantung dan paru-paru secara efektif dan efisien dalam melakukan aktivitasnya.
Contoh latihan yang manfaatnya bisa meningkatkan daya tahan:
  • lari 2,4 km
  • lari 12 menit
  • lari multistage
  • lari naik turun bukit
3. Daya Otot (Muscular Power)=

Daya otot disebut juga daya ledak otot (explosive power) adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu se singkat-singkatnya.
Macam-macam latihan yang digunakan:
  • Vertical jump, untuk melatih daya ledak otot tungkai.
  • Front jump, untuk melatih kemampuan otot betis dan tungkai.
  • Side jump, melatih daya ledak otot tungkai dan paha.
4. Kecepatan (Speed)
Kecepatan merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu se singkat-singkatnya.
Bentuk latihan yang dilakukan untuk meningkatkan kecepatan adalah berlari 50-200 meter.
5. Daya Lentur (Flexibility)
Daya lentur melihat pada efektivitas tubuh manusia dalam menyesuaikan diri dengan gerakan atau aktivitas yang mengandalkan kelenturan tubuh.
Contoh latihan yang dapat melatih daya lentur adalah senam, yoga, dan renang.
6. Kelincahan (Agility)
Kelincahan merupakan kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan.
Olahraga yang membutuhkan kelincahan diantaranya yaitu sepak bola dan bulu tangkis. Bentuk latihan kebugaran jasmani nya dengan  lari zig-zag dan naik-turun anak tangga.
7. Koordinasi (Coordination)
Koordinasi merupakan kemampuan seseorang dalam menyatukan gerakan tubuh berbeda ke dalam satu gerakan yang efektif.
Bentuk latihan nya yaitu dengan cara memantulkan bola pada tembok dengan tangan kanan dan menangkapnya kembali menggunakan tangan kiri. Membutuhkan kemampuan gerak insting yang kuat dan juga konsentrasi yang tinggi.
8. Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan merupakan kemampuan untuk mengendalikan organ dan syaraf otot sehingga bisa mengendalikan gerakan tubuh dengan baik.
Senam dan loncat indah merupakan olahraga yang mengandalkan keseimbangan. Keseimbangan bisa dilatih dengan beberapa macam latihan sikap lilin, berjalan di atas balok kayu, dan berdiri dengan tangan sebagai tumpuannya.
9. Ketepatan (Accuracy)
Ketepatan adalah kemampuan dalam mengendalikan gerakan sesuai dengan sasaran.
Seperti permainan olahraga bowling, memanah. Salah satu latihan untuk melatih ketepatan yaitu melempar bola pada keranjang atau sasaran tertentu.
10. Reaksi (Reaction)
Reaksi merupakan kemampuan seseorang dalam menanggapi rangsangan atau stimulus yang diberikan orang lain.
 Manfaat Kebugaran Jasmani
Berikut ini 10 manfaat yg diperoleh dari kebugaran tubuh.
  1. Meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja jantung
  2. Meningkatkan stamina dan kakuatan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih energik
  3. Memiliki kemampuan pemulihan organ-organ tubuh secara tepat setelah latihan
  4. Memiliki respon tubuh yang tepat
  5. Mengurangi risiko obesitas
  6. Mencegah penyakit jantung
  7. Menurunkan tekanan darah tinggi
  8. Mengatasi depresi
  9. Meningkatkan energi
  10. Terhindar dari osteoporosis (tulang keropos) 

Thursday, 9 November 2017

PERMAIAN

 BOLA VOLI MINI

SEJARAH BOLA VOLI
Permainan Bola voli diciptakan oleh William G. Morgan pada tahun 1895. Dia adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christian Assosiation
( YMCA ) dikota Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat. Nama permainan semula ”Mintonette”, dimana permainannya hampir serupa dengan permainan bulu tangkis( badminton ). Jumlah pemain disini tak terbatas sesuai dengan tujuan semula untuk mengembangkan kesegaran jasmani para buruh disamping bersenam umum.
William G. Morgan kemudian melanjutkan idenya untuk mengembangkan permainan tersebut agar mencapai cabang olahraga yang dipertandingkan. Nama permainan kemudian dirubah menjadi ”Volley-Ball” yang artinya kurang lebih memvolley bola berganti-ganti. Perkembangan permainan bola voli pada waktu itu di Amerika sangat cepat berkat usaha William G. Morgan.
Tahun 1922 Y.M.C.A. berhasil mengadakan kejuaraan nasional bola voli dinegara Amerika Serikat. Pada saat Perang Dunia I tentara-tentara sekutu menyebarluaskan permainan ini kenegara-negara Asia dan Eropa terutama negara Jepang, Cina, India, Filipina, Rusia, Perancis,Estonia, Latvia, Cekoslowakia, Rumania, Yugoslavia dan Jerman.
Dalam Perang Dunia II permainan ini tersebar luas diseluruh dunia terutama di Eropa dan Asia. Setelah Perang Dunia II, prestasi dan popularitas bola voli di Amerika Serikat menurun, sedangkan dinegara-negara lain di terutama Eropa Timur dan Asia berkembang sangat cepat dan massal. Mengingat turnamen bola voli yang pertama pada tahun ( 1947 ) di Polandia pesertanya cukup banyak, maka pada tahun 1948 I.V.B.F.
( International Volley Ball Federation ) ddidirikan yang beranggotakan 15 negara.
( Suharno HP, 1974:2 )
Indonesia mengenal permainan bola voli sejak tahun 1928 pada jaman penjajahan Belanda. Guru-guru pendidikan jasmani didatangkan dari Belanda untuk mengembangkan olahraga pada umumnya dan bola voli khususnya. Disamping guru-guru pendidikan jasmani, tentara belanda banyak andilnya dalam pengembangan permainan bola voli.di Indonesia, terutama dengan bermain di asrama-asrama, dilapangan terbuka dan mengadakan pertandingan antar kompeni-kompeni Belanda sendiri.
Permainan bola voli di Indonesia berkembang sangat pesat diseluruh lapisan masyarakat, sehingga bermunculan klub-klub dikota besar di seluruh Indonesia. Dengan dasar itulah maka pada tanggal 22 Januari 1955 PBVSI ( Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia )didirikan di Jakarta bersamaan dengan kejuaraan nasional yang pertama. PBVSI sejak itu aktif mengembangkan kegiatan-kegiatan baik kedalam maupun keluar negeri sampai sekarang. Perkembangan permainan bola voli sangat menonjol saat menjelang Asian Games ke IV dan Ganefo I di jakarta baik untuk pria dan wanita Indonesia

Pengertian Bola Voli Mini 

Menurut persatuan bolavoli seluruh indonesia (2004-2008: 7) “bolavoli mini adalah olahraga yang dimainkan oleh dua tim dalam setiap lapangan yang dipisahkan oleh sebuah net”. Tujuan dari permainan adalah melawatkan bola diatas net agar dapat jauh menyentuh lantai lawan. Setiap tim dapat memainkan tiga kali pantulan untuk mengembalikan bola.


Sejarah Bola Voli Mini

Bola voli adalah modifikasi permainan bola voli standar yang mengembangkan peraturan yang menarik supaya mudah untuk di pahami. Bola voli sendiri merupakan permainan beregu dengan jumlah 4 orang yang di pisah dengan net. Permainan ini dimainkan di lapangan persegi panjang, yang ukurannya panjang 12 meter dan lebar 5,5 meter.

TEKNIK PERMAINAN BOLA VOLI 



a. Teknik pasing bawah.


Teknik pasing ada dua, yaitu pasing atas dan pasing bawah. Teknik pasing bawah biasanya banyak digunakan saat bermain voli. Gerakan teknik pasing bawah sebagai berikut :
  1. Berdiri tegak, kaki agak dibuka dan kedua lutut agak ditekuk, berat badan pada kedua kaki.
  2. Badan condong ke depan dan kedua tangan lurus ke depan.
  3. Perkenaan bola pada pergelangan tangan.
  4. Pandangan ke depan. Latihannya dapat dilakukan secara berpasangan.
  5. Anak satu mengoper bola sebanyak 30 kali pada anak yang lain. Kemudian dihitung berapa kali pasing yang baik. Lemaskan gerakan lengan saat melakukan pasing bawah, sehingga bola akan mudah memantul saat mengenai kedua lengan.



b. Teknik Pasing Atas


Pasing atas adalah menyajikan bola atau membagi-bagikan bola (mengoper bola) dengan menggunakan jari-jari tangan. Gerakan teknik pasing atas sebagai berikut :
  1. Berdiri tegak, kaki agak dibuka.
  2. Salah satu kaki agak ke depan.
  3. Kedua lutut agak ditekuk, badan agak ke depan.
  4. Kedua tangan berada di atas kepala.
  5. Siku ditekuk, jari-jari tangan direnggangkan membentuk lengkungan setengah bola. Latihannya dapat dilakukan dengan cara mengoper bola ke tembok pada jarak 3 meter sebanyak 30 kali. Kemudian dihitung berapa kali pasing yang baik. Pada latihan pasing atas, aturlah kekuatan tanganmu saat mengoper bola pada tembok. Jika operanmu terlalu kuat, maka bola akan memantul jauh, sehingga sulit kamu jangkau.

c. Teknik Servis.


Servis adalah pukulan permulaan yang dilakukan oleh pihak yang melakukan servis. Gerakan teknik servis bawah sebagai berikut:
  1. Salah satu kaki di depan, badan agak ke depan.
  2. Tangan kiri memegang bola, tangan kanan diayunkan ke belakang dan memukul bola.
  3. Pandangan ditujukan ke atas jaring ke lapangan lawan. Latihannya dapat dilakukan dengan cara melakukan servis ke arah lapangan sebanyak 10 kali. Kemudian dihitung bola yang masuk dan keluar.


d. Smash (spike)


Dengan membentuk serangan pukulan yang keras waktu bola berada di atas jaring, untuk dimasukkan ke daerah lawan. Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan faktor-faktor berikut: awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan. Teknik smash Menurut Muhajir Teknik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal (2006,23). Menurut Iwan Kristianto mengemukakan bahwa , Smash adalah pukulan keras yang biasanya mematikan karena bola sulit diterima atau dikembalikan . “ (2003 : 143 ) . Spike adalah merupakan bentuk serangan yang paling banyak digunakan untuk menyerang dalam upaya memperoleh nilai suatu tim dalam permainan voli. 

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Teknik Smash atau spike adalah cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan untuk mencapai pukulan keras yang biasanya mematikan ke daerah lawan. Tes smash Menurut Sandika mengemukakan bahwa tes smash adalah tolok ukur untuk mengukur kemampuan smash.

e. Membendung (blocking)


Dengan daya upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan/menghalangi bola yang datang dari daerah lawan. Sikap memblok yang benar adalah:
  1. Jongkok, bersiap untuk melompat.
  2. Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke atas.
  3. Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian melakukan block.

Block ada dua macam. 
1. block tunggal : Block tunggal adalah membendung bola yang dilakukan oleh satu           orang pemain 
2. block ganda : Block ganda adalah membendung bola yang dilakukan oleh dua orang     pemain atau lebih

Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan block ganda antara lain adalah memadukan langkah kaki dan kerjasama antar blocker dalam menentukan waktu lompatan dan arah pergerakan bola.


Peraturan Bola Voli Mini

Cara melakukannya sebagai berikut:
  1. Bentuklah 2 tim, 1 tim terdiri 4 orang
  2. Servis dilakukan pemain belakang sebelah kanan (sesuai peraturan pbvsi)
  3. Setiap tim dapat menyentuh bola sebanyak 3 kali
  4. Permainan menggunakan sistem really point dengan jumlah 25 (game point).


D. Perlengkapan Bola voli Mini
a. Ukuran lapangan


Lapangan untuk permainan bola voli mini berbentuk persegi panjang, sama dengan lapangan bola voli biasa atau bola voli pantai.  Ukuran lapangan bola voli mini sebagai berikut.
  1. Panjang : 12 meter
  2. Lebar : 5,5 meter
  3. Tinggi net putra: 2,10 meter
  4. Tinggi net putri : 2 meter.
  5. Alat : bola berat 230 - 250 gr
  6. Net : panjang 7 meter dan lebar 90 cm
  7. Untuk ukuran bola yang digunakan adalah nomor 4
  8. Berat Bola 230-250 gram.